IJSTR

International Journal of Scientific & Technology Research

Home About Us Scope Editorial Board Blog/Latest News Contact Us
0.2
2019CiteScore
 
10th percentile
Powered by  Scopus
Scopus coverage:
Nov 2018 to May 2020

CALL FOR PAPERS
AUTHORS
DOWNLOADS
CONTACT

IJSTR >> Volume 9 - Issue 4, April 2020 Edition



International Journal of Scientific & Technology Research  
International Journal of Scientific & Technology Research

Website: http://www.ijstr.org

ISSN 2277-8616



Risk Factors For Picky Eater In Preschool Children In An-Namiroh Kindergarten, Pekanbaru City

[Full Text]

 

AUTHOR(S)

Hastuti Marlina, Novita Rany, Linda Rosalina, Anni Faridah, Indah Permaisuri

 

KEYWORDS

Picky eater, Knowledge of maternal nutrition, mother's eating behavior, mother's parenting, and exclusive breastfeeding

 

ABSTRACT

A picky eater is a behavior of children who do not consume a variety of diverse foods so that it can cause the failure of growth and development, decreased intelligence, not focus on learning, cause infection, malnutrition, and even stunting in children. The purpose of the study was to determine the risk factors for the occurrence of picky children in pre-school aged children in Pekanbaru's An Namiroh 4 Kindergarten in 2019. The type in this study is a type of quantitative analytic research with Cross-Sectional design. The location of this study will be conducted in Pekanbaru's An Namiroh 4 Kindergarten in 2019. The population in this study were all kindergarten children at An Namiroh 4 Kindergarten Pekanbaru in 2019, which were 113 kindergarten children aged pre-school. Data collection using questionnaires, measuring TB and weight. The analysis used was univariate and bivariate analysis with a chi-square test with a confidence level of 95%. The results showed that the relationship between knowledge of mothers and the incidence of picky eater in pre-school age children obtained a value (P-value = 0.014), the relationship between eating behavior of mothers with the incidence of picky eater in pre-school age children, obtained a value (P-value = 0.032), the relationship between authoritarian parenting and picky events in pre-school age children, obtained a value (P-value = 0.017, Exclusive Asi relationship with picky events in preschool-agee children, obtained a value (P-value = 0.008) It is suggested to the teaching teacher in An Namiroh 4 Pekanbaru kindergarten to always see what food the child brings and give advice or input to the parents if the child is given food that is not diverse.

 

REFERENCES

[1] Anggraini, dkk, (2014). Hubungan bantuan ASI ekslusif dengan kebijakan pemilih makanan pada anak usia 3-5 tahun di posyandu desa kemuning lor. Kecamatan Arjasa.
[2] Anggraini, I. R. (2014). Perilaku Makan Orang Tua dengan Pemilih Pemilih Kejadian Pada Anak Usia Balita. Jurnal Keperawatan, 154-162.
[3] Antoniu EE, Roefs A, Kremers SPJ, Jansen A, Gubbels JS, Sleddens EFC, dkk. (2016). Pilihan Makanan dan Pengembangan Status Berat Badan Anak: Studi Longitudinal. Hum Nur Diet, 29; (3); 298-307.
[4] Aryani, A, AP. (2014). Aplikasi Metodologi Penelitian Kesehatan dan Reproduksi. Yogyakarta: Nuha Medika.
[5] Ayu, S.D., 2008. Pengaruh Program Pendamping Gizi Terhadap Pola Asuh, Peristiwa Infeksi dan Status Gizi balita Kurang Energi Protein. Tesis, Universitas Diponegoro.
[6] Baumrin dalam Ubaedi (2009). Federasi Perawatan Anak Kanada. Program pelatihan pengasuhan anak keluarga: nutrisi [Internet]; 2011. [Dikutip 2012, 20 Juli]; Dapat divalidasi dari: http://www.cccffcsge.ca/english/resources/onefournutrition.htm
[7] Birch LL, Fisher JO, Grimm-Thomas K, Markey CN, Sawyer R, Johnson SL. Analisis faktor konfirmasi dari kuesioner pemberian makan anak: ukuran sikap orang tua,
[8] keyakinan dan praktik tentang pemberian makan anak dan kecenderungan obesitas. Appetite 2001; 36 (3); 201-10.
[9] Carruth BR, Ziegler PJ, Gordon A, Barr SI. Prevalensi Pemakan Pilih-pilih antara Bayi dan Balita dan Keputusan Pengasuh Mereka Tentang Menawarkan Makanan Baru. J Am Diet Assoc 2004; 104 (1): 57-64.
[10] Carruth, (2000). "Meninjau kembali fenomena pemilih makanan: perilaku neophobic anak-anak muda". Nov-Des; 19 (6): 771-80.
[11] Cerdasari, dkk (2017). Tekanan untuk makan dengan kejadian pemilih makanan pada anak usia 2-3 tahun. Vol 13 No 4: 170-178.
[12] Chano SC, Tiemeir H, Hoeken D Van, Tharner A, Jaddoe VWV, Hofman A, dkk. Tranjectories of picky eating selama masa kanak-kanak: studi populasi umum. Int J Eat Disord 2015; 48 (6): 570-9
[13] Chao, H. dan Chang, H., 2016. Perilaku Memilih Makanan yang Terkait dengan Interaksi Pengasuh-Anak yang Tidak Pantas, Intervensi Pengasuh, dan Gangguan Perkembangan Umum pada Anak. Pediatri dan Neonatologi. Claude, Anne dan Bernard Bonning, 2006. Menggabungkan masalah bayi dan balita. Dokter Keluarga Kanada, Vol. 52, No. 6, hal. 1247-1251.
[14] Damayanti, N. (2009). Hubungan peran dengan pemilih makanan pada balita di posyandu RW 1 notoprajan wilayah kerja puskesmas ngampilan Yogyakarta. Stikes Aisyiyah Yogyakarta.
[15] Daniel, & Jacob, A. (2012). Persepsi Pilihan Makanan di antara Anak-anak di Singapura dan Dampaknya Terhadap Pengasuh: Sebuah Survei Kuisioner. Asia Pac Fam Med. 11 (1), 1-8.
[16] Dubois, dkk. (2007). Masalah Perilaku Makan Terkait Faktor Sosial Dan Berat Badan Pada Anak Prasekolah: Studi Longitudinal. Jurnal Internasional Perilaku Gizi dan Aktivitas Fisik. Vol 4: 9
[17] Eikstein dkk. (2010). Apakah Makanan Pilihan Pengukuran Berat-untuk-Panjang yang Sempurna pada Anak Kecil ?. Klinis Pediatrik. Vol. 4: 9
[18] Finistrella V, Manco M, Ferrara A, Rustico C, Presaghi F, Morino G. Eksplorasi Lintas-Sectional dari Laporan Maternal tentang Makanan Neophobia dan Pilihan di Preschooler-Mother Dyads. J Am Coll Nutr 2012; 31 (3): 152-9.
[19] Gallow AT, Lee Y, Birch LL. Prediktor dan konsekuensi dari neophobia makanan dan pilih-pilih pada anak perempuan, J Am Diet Assoc 2003; 103 (6): 698-2.
[20] Haryansyah dan Aprilidayani (2017). Hubungan pola asuh orang tua terhadap kejadian pilih-pilih makanan (pilih-pilih makanan) pada balita di bantul Yogyakarta. Skripsi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Keperawatan UMY.
[21] Imawati. Kaitan antara pengasuhan dan kesulitan makan dengan status gizi balita di Kelurahan Loktabat Selatan Kotamadya Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada; 2010.
[22] Judarwanto, W. (200). Kesulitan Makan dan Alergi Makanan Pada Anak. Jakarta: Klinik Pemilih.
[23] Karaki, (2016). Hubungan pola asuh ibu dengan kesulitan makan pada anak usia pra sekolah (3-5) tahun di taman kanak-kanak desa palelon kec.modinding minahasa selatan. e-journal Keperawatan (e-Kp) Volume 4 Nomor 1Februari 2016. Fakultas kedokteran.
[24] Kemenkes RI. (2010). Status Antropometri Penilaian Status Gizi Anak. Jakarta.
[25] Kesuma, dkk (2015). Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Kesulitan Makan Pada Anak Pra Sekolah. [Skripsi] Riau: Universitas Riau; 2015
[26] Kwon, dkk (2017). Hubungan antara Perilaku Pilih-pilih Makanan dan Status Gizi pada Anak Usia Dini: Kinerja Kuisioner Perilaku Memilih-pilih Makanan. Nutrisi Jurnal. Perpustakaan Nasional Kedokteran Amerika Serikat. Institut Kesehatan Nasional.
[27] Lestari, P. 2013. Hubungan Pola Asuh Ibu Tentang makanan dengan Status Gizi Anak Prasekolah di kelurahan Semanggi dan Sangkrah kecamatan Pasar Kliwon Surakarta. Naskah Publikasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.Li, et all., 2017. Persepsi tentang Asupan Makanan dan Status Berat Badan Diantara Orang Tua yang Memilih Bayi Pengambilan Makanan dan Balita di Tiongkok: Sebuah Studi Crosssectional. Appetite 108 (456-463).
[28] Mahfoedz dan Suryani, (2007). Hubungan lama pendidikan dan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan pemberian bantuan makan di Puskesmas gilingan.Surakarta. Skripsi
[29] Najib, A, dkk. (2016). Hubungan pola asuh ibu dengan kesulitan makan pada anak usia pra sekolah di taman kanak-kanak al-ikhwah.pontianak: Mahasiswa Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak, Program Studi Kedokteran Keperawatan Universitas Tanjungpura).
[30] Noorlaila, Iva. (2010). Panduan Lengkap Mengajar Paud. Yogyakarta: Penerbit Buku Pinus.
[31] Notoadmojo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
[32] Nurjanah. (2013). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Pemilih Pemilih Pada Anak Balita di TK negeri Pembina Kecamatan Simpang Tiga.
[33] Patmonodewo, S. (2008). Pendidikan Anak Prasekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
[34] Powel, EA. (2011). Penghindaran makanan pada anak-anak mempengaruhi praktik dan perilaku pemberian makan ibu.
[35] Priyanah. (2008). Gambran Karakteristik Anak Pemilih Pemilih yang Pernah Memeriksakan Diri di Klinik Pemetik Pemilih Jakarta Tahun 2008. [Skripsi]. FKM UI, Depok
[36] Priyanti, S. (2013). Pilihan Perilaku Orang Tua Terhadap Pemilih Pemilih Kejadian (pilih-pilih makanan) pada anak Todller di desa karang jeruk kecamatan jatirejo mojokerto. Vol 5. No. 2 (2013). Politeknik Kesehatan Majapahit Mojokerto.
[37] Rahman (2016), Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Perilaku Sulit Makan Pada Anak Usia Prasekolah di Taman Kanak-Kanak Al-Ikhwah Pontianak. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Tanjung Pura Pontianak.
[38] Rahmawati, S., & Utari, D. M., 2013. Faktor Predominan Perilaku Pilih-pilih Euring pada Siswa KB / TK Islam Al-Azhar 1 Jakarta Tahun 2013.
[39] Ramadhanu, A (2017). Hubungan antara anak pemilih makanan dengan nilai status gizi pada anak usia 4-6 tahun di TK PWP I PLAJU Palembang Sumatera Selatan. Skripsi. Fakultas Kedokteran UMP.